Keyboard CASIO CTK-6250 Murah, Fitur Melimpah

Most Worth Keyboard Casio CTK 6250

Keyboard Casio CTK 6250 (warna merah rubi)

Mulai belajar piano

Sudah dewasa tapi baru mulai belajar piano. Ya, itu nasib saya. Sejak jaman kecil dulu piano sudah akrab di telinga saya. Dari mulai lomba siswa teladan, hingga sekarang sudah jadi bapak-bapak sudah tidak heran lagi dengan nama itu.

Tapi, sekalipun saya belum pernah bisa menguasainya, paling banter hanya pencet-pencet satu-satu itu tuts pianonya, ya lagu Ibu Kita Kartini atau Gundhul-gundhul pacul, masih bisa sedikit-sedikit.

Jaman SMA saya sok jadi anak band tapi malah akrab dengan alat musik berdawai, alias gitar. Alhasil, idola saya dari Joe Satriani, Steve Vai sampai Slash. Meskipun nama Richard Clayderman pun sempat terlintas di ingatan tapi tetap gitar lah yang membawa saya mengenal musik.

Sekarang karena sudah bapak-bapak, saya cuma punya satu motivasi. Yaitu, ingin anak saya yang cewek dan masih semata wayang itu bisa salah satu alat musik. Saya berfikir dengan gitar saja anak saya yang masih bayi itu sering merusuhi bapaknya pasti dengan alat musik lain dia ada potensi. Tapi kalau anak saya yang cewek main gitar saya membayangkan pasti nantinya jadi kurang feminin. Saya berfikir kalau piano yang dia kuasai pasti pas dan cocok, sehingga anggun juga keliatannya. Hehe..

Piano mahal, jadi Keyboard saja

Alat musik piano yang asli masih tergolong barang mewah bagi saya, sekalipun itu Electric piano. Sehingga pilihan yang realistis untuk memulai belajar piano sehingga saya juga bisa mengajarkan ke anak saya yaitu hanya pada membeli Electronic keyboard.

Ketika melakukan research pilihan semakin mengkerucut pada dia brand keyboard besar yaitu Yamaha dan Casio. Pikiran membeli keyboard sekelas Roland pun membuat ciut nyali begitu mengetahui harganya.

Keyboard Yamaha VS Casio

Yamaha terkenal dengan kualitas simulasi suaranya yang bisa mendekati suara asli piano. Sedangkan Casio jika saya amati selalu menawarkan harga yang lebih miring namun dengan fitur yang lebih banyak meski kualitas juga masih masuk akal.

Misalkan saja, dengan rentang harga yang sama maka Casio sudah menawarkan Fitur bending wheel sedangkan Yamaha belum. Casio menawarkan jutaan style (background lagu)  yang banyak beredar (banyak yang jual)  di pasaran. Casio sepertinya satu-satunya brand yang file styles dangdutnya melimpah. Eh, ini masuk akal siapa tahu saya bisa berkarir jadi keyboard tunggal dan main dangdut di acara kawinan kampung-kampung sebelah. Hehe..

Harga di marketplace lokal Casio bisa lebih murah 2 juta rupiah dibandingkan Yamaha dengan tipe sekalasnya. Nah, poin inilah yang sebenarnya lebih menarik saya dan memantabkan niat untuk meminang Casio CTK-6250 ini.

Yamaha terkenal dengan kualitas simulasi suaranya. Sedangkan Casio menawarkan harga lebih (sangat) miring namun dengan fitur lengkap.

Beli Keyboard CASIO CTK 6250 online

Akhirnya setelah deal dengan “menteri keuangan” di rumah maka saya eksekusi pembelian di marketplace dan jasa pengiriman menggunakan Wahana. Wahana ini jadi pilihan meski sedikit rada lama tapi lagi-lagi harga yang miring membuat saya memilihnya.

Unboxing Casio CTK 6250

Nah, bagi yang penasaran seperti apa barang yang saya beli online dan kirim dengan ekspedisi Wahana ini.

Silakan, saksikan video ini.

Test Suara

Sedangkan bagi yang penasaran saat saya test suaranya, silakan simak video berikut ini.

Author: Tiras

Seperti layaknya Sang Tokoh yang menjadi peran utama dalam sebuah panggung maka disini Saya akan menggunakan nama Tiras sebagai nama panggilan di situs ini. Tidak ada alasan khusus dalam hal ini, mungkin ada hanya saja hal itu tidaklah begitu penting. Silakan email ke contact@tirashop.com untuk korespondensi lanjut.

Share This Post On

2 Comments

  1. Harganya brapa untuk ctk 6250 om?

    Post a Reply
  2. di marketplace online seperti tokopedia atau bukalapak sekitar 2,5jt

    Post a Reply

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: