Lupakan Bonus Listrik PLN, gunakan Alat Penghemat Listrik

Bonus Listrik PLN

Setelah fenomena uforia “Bonus Listrik dari PLN” yang ternyata banyak yang zonk semata. Jadi, lupakan bonus listrik dari PLN, gunakan cara yang realistis untuk hemat listrik. Kini ada beberapa hemat listrik tanpa ambil pusing dan mengecek mana saja alat elektronik yang harus dimatikan. Tentu saja cara menghemat listrik dengan cara konvensional yang membutuhkan disiplin yang tinggi juga sangat bijak untuk diterapkan.

Kini (yang ternyata sudah bertahun-tahun) ada sebuah alat yang dinamakan Alat Penghemat Listrik. Fungsi alat penghemat listrik ini tentu saja untuk menghemat listrik.

 

Cara kerja alat penghemat listrik

Koq bisa ada alat penghemat listrik? bagaimana cara kerja alat penghemat listrik? Oleh penjualnya Alat Penghemat Listrik ini diklaim dapat menghemat listrik dengan cara bekerja menurunkan jumlah arus yang masuk pada tegangan yang tetap sehingga meringankan biaya listrik yang harus di bayar.

Alat Penghemat Listrik
Cara kerja tersebut bagi Saya sulit untuk dipahami, meskipun penjelasan bahwa peralatan yang memakai listrik pada umumnya (jika ada tanpa kapasitor) menggunakan daya (semu) yang lebih besar dari daya watt sesungguhnya. Misal sebuah kulkas mencantumkan daya 360 watt. Padahal daya sesungguhnya bisa mencapai 500 watt. Hal ini terjadi pada alat listrik yang tidak memakai kapasitor, karena adanya daya semu dan power factor yang rendah.

Melanggar PLN atau mencuri listrik?

Jadi sebenarnya penghemat listrik berfungsi menyamakan watt yang dipakai alat-alat listrik menjadi jumlah watt sesungguhnya. Sama sekali tidak mencuri bahkan mendukung program pemerintah dan PLN dalam menghemat energi dan daya listrik. Sesuai dengan syarat penyambungan listrik PLN menganjurkan memasang kapasitor / kondensor pada alat-alat listrik.

Sehingga secara hukum alat penghemat listrik ini aman digunakan dan legal. Cara pakai dengan mencolokkan ke steker listrik biasa, jadi tidak ada tindak upaya melakukan pencurian listrik sama sekali.

Keuntungan pasang alat penghemat listrik

Beberapa hal yang menjadi iming-iming penjual alat ini yaitu:

  • Harga alat sangat terjangkau
  • Menghemat biaya listrik sampai dengan 40%
  • Memperpanjang umur peralatan listrik
  • Memperbaiki efisiensi jaringan listrik
  • Meningkatkan kapasitas system dan peralatan
  • Pemasangan yg mudah dan bebas perawatan
  • Bisa untuk meter listrik manapun termasuk yang menggunakan pulsa/token (listrik pra bayar)

Review Penggunaan Alat Penghemat Listrik

Saya dapatkan alat ini melalui online di marketplace yang sudah lazim di Indonesia dengan harga sekitar 80 ribu rupiah. Cara pemasangan juga sangat sederhana dengan mencolokkan ke steker listrik yang ada di rumah, dimana saja tidak ada letak spesifik harus dekat dengan meteran listrik.

Sebelum penggunaan alat ini dengan penggunaan listrik yang standar dan seperti biasa di rumah penggunaan listrik rata-rata mencapai 15 kWh dalam kurun waktu 24 jam. Setelah menggunakan alat ini rata-rata adalah 10 kWh dalam kurun waktu 24 jam.

Jika dihitung maka alat ini mampu menghemat sekitar 30%. Boleh percaya boleh tidak, Saya sendiri belum 100% percaya dikarenakan memang penggunaan listrik dirumah yang terkadang sulit diamati kapan sedang boros atau sedang jarang memakai alat elektronik.

Memang sedikit susah untuk membuktikan secara kuantitatif tingkat penghematan listriknya, namun dengan harga alat penghemat listrik yang ditawarkan tidak ada salahnya untuk dicoba.

Bagaimana dengan Anda apakah sudah pernah punya pengalaman dengan alat ini? Tinggalkan komentar Anda dibawah ini.

Author: Tiras

Seperti layaknya Sang Tokoh yang menjadi peran utama dalam sebuah panggung maka disini Saya akan menggunakan nama Tiras sebagai nama panggilan di situs ini. Tidak ada alasan khusus dalam hal ini, mungkin ada hanya saja hal itu tidaklah begitu penting. Silakan email ke contact@tirashop.com untuk korespondensi lanjut.

Share This Post On

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: